mychoice

my choise make me life

Mimpi Eksplorasi

Dalam Halam ini aku akan berusaha menuliskan beberapa pengalamanku di dunia Eksplorasi.

Hal yang pertama mungkin adalah apa yang saya kerjakan sekarang, kebetulan seorang dosen mengajak saya untuk ikut penelitian di Cibinong, di salah satu perusahaan semen terkemuka di Negara Indonesia ini. Dalam pekerjaan ini banyak yang yang di teliti dimulai dari pengukuran Geolistrik, Struktur, dan Hidrologi beserta aspek lainnya.

Hal yang pertanma ingin aku tuliskan adalah tentang Hidrologi.

Data yang kita ukur dari lapangan adalah keberadaan sumur dan mata air, kita mengukur suhu, pH, TDS (banyaknya zat yang terlarut dalam air)  dan DHL (Daya Hantar Listrik). Pengukurannya sederhana, sudah ada alat yang portable, jadi tinggal celup maka hasil pengukuran terlihat dan kemudian dicatat.

Dari semua lokasi yang kita peroleh harus di catat koordinatnya, biasanya menggunakan GPS. Kebetulan yang saya gunakan merk Garmin (wah jadi promosi). Sehingga nantinya bisa kita Plot di peta digital kita untuk dianalisis lebih lanjut.

Ketika menemukan mata air sebisa mungkin kita harus bisa menentukan debitnya, bagaimanakah cara mengukur debit mata air ?

Gambar Sumber mata air

Mata air ini berada di sawah, aliran dari mata air ini digunakan untuk mengairi sawah.  Mata air ini berada di daerah karst cibinong.

Aliran dari mata air dibuat 2 aliran menuju lokasi sawah yang berbeda,

Untuk mengukur debit, maka air harus kita bendung. Dan untuk mempermudh salah satu aliran kita tutup, dan alat ukur digunakan di aliran yang terbuka.

Kemudian alat ukur digunakan di aliran terbuka,

Alat ukur yang di gunakan adalah V-notch atau disebut juga Sekat Thompson. Alat ini terbuat dari pelat logam (Baja, aluminium) atau bisa juga menggunakan kayu.

Yang diukur adalah ketinggian dari aliran air, disisi lempengan telah ada angka yang siap kita baca. Kemudian untuk menghitung debit dimasukkan ke dalam persamaan.

Pengukuran diatas adalah hal yang saya lakukan di lapangan, mungkin ada kesalahan dalam membendung aliran air. Pada prinsipnya di perusahaan besar ataupun pengelola Waduk membuat bendungan air dan aliran yang benar-benar bisa diukur secara akurat.

Dibawah ini saya tampilkan gambar dari berbagai sumber, dengan pengukuran permanen di waduk Indonesia

Gambar penggunaan V-notch yang lebih baik, di gunakan di fasilitas Waduk

Tujuan kita menghitung debit adalah untuk mengetahui potensi sumber daya air, mengetahui seberapa bayak air yang dihasilkan oleh satu mata air per satuan waktu.

[bersambung ya…]

1 Komentar »

  1. I LOve it…

    Komentar oleh Evenin Rosa Naibaho | September 11, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: