mychoice

my choise make me life

“CARPE DIEM” something new

START WITH A DREAM

Memulai sesuatu yang baru tentunya sangat sulit, terlebih-lebih jika terlalu jauh berbeda dengan yang sudah umum. Menjadi sesuatu yang beda membuat kita menjadi diri sendiri, kalo kata temen saya :” terserah apa kata orang, it’s me ”

Tampil beda maksud saya dalam tulisan ini bukanlah sekedar penampilan doang, fasion, atau make up dll. Make a different itulah maksud saya, bukan hanya penampilan tapi juga pemikiran yang kemudian disertai tindakan. Kenapa takut beda ? Takut dianggap norak ? tenang aja, jawabannya adalah : it’s me

Sudah sesederhana itu memang, tapi mari kita mencoba telaah lebih jauh kenapa kita harus berbeda. Jika kita menilik pada awal manusia, semua manusia berasal dari peleburan sperma+ovum orangtuanya (tentunya berbeda pula). Nah setiap sel yang sudah menyatu menjadi zigot itupun “terdiferensiasi” berbeda walaupun proses siklus biologinya sama. Saat bayi juga semuanya beda, saat anak-anak, bahkan sampai dewasa dan masuk ke liangkuburpun semuanya beda. Tidak ada satupun manusia dibumi ini yang persis sama.

Tapi mengapa kita harus menggunakan produk yang sama ? harus pakai merk ini, itu dan harus makan disini. Ah kadang tak bisa aku pikir terlalu jauh dengan pemahamanku yang dangkal ini, apakah ini pengaruh iklan yang berlebihan (hegemoni) atau kita yang sudah tidak mempunyai daya pikir tersendiri lagi.

Berani beda itu membutuhkan sesuatu yang lebih dari biasanya atau bahkan ada yang berisiko, tapi hasilnya juga akan dapat dimanfaatkan . Seperti iklan saja jadinya: kalau bisa trendsetter, kenapa jadi follower ?

Mari berpikir beda, mari raih kesempatan (carpe diem) . Seseorang yang hanya jadi pengikut terus tanpa berusaha memikirkan sesuatu yang baru hanya akan jadi pelengkap saja diperadaban ini, bukan menjadi orang-orang yang bisa mengarahkan peradaban ini. Kenapa kita harus kuliah sampai S1, S2,S3 bahkan sampai es teler. Tapi akhirnya hanya jadi pelengkap penderita kehidupan ini. Banyak hal baru yang kita bisa buat, mulai dari penyadaran kepada orang-orang di sekitar kita. Teman, pacar, adik, kakak, keluarga dan lingkungan kita.

Ciptakanlah hal baru, jangan pernah puas dengan apa yang sudah ada. Konon inilah yangmendasari inovasi yang digembor-gemborkan manusia modern sekarang. Mulailah impikan sesuatu, apapun itu. Apakah kehidupan yang layak, kekayaan, kekuasaan, ilmu, teknologi, budaya dan lain-lain. Coba hayalkan kalau manusia dahulu sudah puas hanya pakai kapak perimbas dan hidup berpindah-pindah, jadi apa kehidupan sekarang ?

Siapakah yang dapat membuat perubahan itu ? siapakah yang dapat merubah itu ? siapakah yang dapat menciptakan inovasi itu ?

jawabanya : hanya mereka yang berani berpikiran beda

carpe diem !!!!!!!!!!!!

Desember 9, 2007 - Posted by | hal baru, pemikiran

8 Komentar »

  1. Tah pa pa
    Gak ngerti awak!!!!!!!!!!!!!
    Berat kalipun

    Tapi…
    Setelah saya pikir ulang ternyata tulisan dari abang ini hebat kali rupanya, perkembangan peradaban manusia memang dimulai dari pemikiran-pemikiran “nakal” contohnya ialah Gauss, Copernicus, Galileo, Einstein, Euler dalam proses penemua bilangan kompleks.

    Komentar oleh thunderknight | Desember 12, 2007 | Balas

  2. yah betul hanya orang2 yang mau berpikiran beda serta tindakan yang beda saja yang akan bisa membangun peradaban dunia ini. kelak semua mata akan kembali melihat orang-orang yang berpikir beda. kesadarn itu penting, untuk memulai rasa ingin tahu

    mari berpikir beda, dan bertindak “beda”

    Komentar oleh Gredinov | Desember 13, 2007 | Balas

  3. marsinggang ho inang..
    di age podomoanmi..
    manangiangkon manangianghon hami gelleng mon.

    Pro humaniora.
    pendidikan=>pengetahuan=>kebudayaan.

    Komentar oleh anjutbnn | Desember 31, 2007 | Balas

  4. Bagus, Good News I guess, Keep good work boy. Don’t worry to think about it. But Just do it. Let your life flow as a water. But give so many advantages to other. Keep Dream my brada.

    Komentar oleh Nafry Marmata | Februari 16, 2008 | Balas

  5. Bahhh Lae…
    Jauh lebihh mantap website mu,
    ajarilah dulu cara biar tampilannya lebih teratur dan lebih menarik, aKu juga belum tau caranya masukin gambar😉
    Semangat teruss
    Raih masa depan yang sangat cerah,,
    See U on the Top

    Komentar oleh Lambok | Maret 3, 2008 | Balas

  6. yup…sesuatu yg beda dan positif pasti bisa menghasilkan sesuatu yg berguna bgi diri Qta sendri dan banyak org….mulia…banget.. HEhee…🙂

    Komentar oleh sarahtidaksendiri | Maret 6, 2008 | Balas

  7. beuh.. carpe diem..dulu bg kop sering ngasi istilah ini ke orang2..

    dah ngomong inovasi ni ya.. bissssaaa..!! pantesan kw terlihat tertarik kali ama postingan awa di blog..

    ada satu istilah lain yg dipopulerin bkop lwt pelantikan UKSU 2007 kmaren (danlapnya disuruh bilang ini ke 07 n suruh mreka hapalin).. “PERMANU A MANU NEMINIS”, kita tak bisa hidup tanpa pemikiran dan tindakan orang lain..

    but, i kinda agree with you.. be different,, but don’t forget that u live with other people..

    salam !

    raja : thank’s iyet. carpe diem skarang mah dah dipake produsen mobil tuh, lihat aja di iklan mereka “seize the day”. kita tak bisa hidup tanpa pemikiran dan tindakan orang lain emang bener yet, itu salah satu pemikiran dasar yang mengembangkan ilmu sosial. sebagai contoh gini misalkan kita dihadapkan pada masalah
    01. kita melihat ada sebuah batu besar di puncak bukit ditarik dengan tali. nah dalam hal ini yang perlu kita pikirkan adalah seberapa besar gaya yang dibutuhkan supaya batu tersebut tidak jath.
    02. misalkan kita dijalan bertemu dengan seeokor anjing galak (galak pe anjing molo dung dijagal tong do sangsang goarna ate he… ), kemudian kita digonggong dan kelihatannya akan menggigit kita. dalam hal ini kita berpikir jika aku diam apa yang terjadi, jika aku lari apakah lariku bisa lebih cepat dari anjing ?
    03. naha kalau yang ketiga ini kita berjumpa orang dijalan, belum kenal dan agak tahu apa2. kita berusaha mengetahui apakira2 yang akan kita hadapi but masalahnya adalah tidak seperti dua hal diatas. yang kita hadapi sekarang didepan kita juga memikirkan kita.

    yet pulang ke siantar ga ?

    salam

    Komentar oleh elisasirait | Mei 31, 2008 | Balas

  8. carpe diem..”raihlah kesempatan” klo g salah seh..

    Komentar oleh mydejavu | Januari 19, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: