mychoice

my choise make me life

Maddi Jane – Price Tag

Lagu ini menarik, apalagi penyanyinya bagus, namun saya lebih cenderung suka yang di gubah oleh orang lain. seperti di bawah ini misalnya, di bawakan oleh Maddi Jane

Price Tag

Seems like everybody’s got a price,
I wonder how they sleep at night.
When the sale comes first,
And the truth comes second,
Just stop, for a minute and
Smile

Why is everybody so serious!
Acting so dang mysterious
You got your shades on your eyes
And your heels so high
That you can’t even have a good time.

Everybody look to the left
Everybody look to the right
Can you feel that
Well pay them with love tonight…

It’s not about the money, money, money
We don’t need your money, money, money
We just wanna make the world dance,
Forget about the Price Tag

Ain’t about the (a) Cha-Ching Cha-Ching.
Aint about the (yeah) Ba-Bling Ba-Bling
Wanna make the world dance,
Forget about the Price Tag.

We need to take it back in time,
When music made us all UNITE!
And it wasn’t low blows and video ,
Am I the only one gettin’… tired?

Why is everybody so obsessed?
Money can’t buy us happiness
Can we all slow down and enjoy right now

Guarantee we’ll be feelin
All right.

Everybody look to the left
Everybody look to the right
Can you feel that
Well pay them with love tonight…

It’s not about the money, money, money
We don’t need your money, money, money
We just wanna make the world dance,
Forget about the Price Tag

Ain’t about the (a) Cha-Ching Cha-Ching.
Aint about the (yeah) Ba-Bling Ba-Bling
Wanna make the world dance,
Forget about the Price Tag.

Everybody look to the left
Everybody look to the right
Can you feel that
Can you feel that oo-oooh

Everybody look to the left
Everybody look to the right
Can you feel that
Well pay them with love tonight…

It’s not about the money, money, money
We don’t need your money, money, money
We just wanna make the world dance,
Forget about the Price Tag

Ain’t about the (a) Cha-Ching Cha-Ching.
Aint about the (yeah) Ba-Bling Ba-Bling
Wanna make the world dance,
Forget about the Price Tag. oo-oooh

oo forget about the price tag
oo-oooh turutu…..
forget about the price tag

 

 

Menarik bukan ?

Juni 18, 2012 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Kerpik Singkong

Si deddy membuka harta karun dari lokernya, saat sore2 seperti ini adalah waktu yg tepat nyantai di hari minggu.

Sebuah bungkusan plastik di buka, ternyata adalah keripik singkong. Merkny A1 ASLI. Di bawa oleh adiknya dari siantar.

Mirip keripik balado padang, renyah dan manis, tidak sepedas balado.

Ada yang mau ?

Maret 11, 2012 Posted by | Uncategorized | 1 Komentar

Suatu Siang di Bulan Maret

Siang ini ada ada pelatihan siangkat,iseng-iseng sebagai trainer. sebenarnya seharian juga, yang singkat itu ilmunya. Masih dasar semua.

Ada yang perkembangannya cepat, ada yang cepat sekali.

Materinya sederhana saja, namun butuh ketelitian. Supaya lebih bagus, ya dilatih terus.

Demikian berita ini diturunkan langsung dari TKP.

Maret 8, 2012 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Closer to Perfect

Sebenarnya judulnya agak lebay, bagaimana tidak kan sudah ada istilah yang mengatakan ‘No body is Perfect’.

Sebenarnya saya tak ingin mengatakan masalah body yang perfect, atau apapunlah tentang perfeksionisme.

Kemaren tanggal 02 maret, setelah pulang dari kantor perusahaan yang kami ‘servis’, saya mengajukan diri untuk menunggangi si penther biru, dan teman-teman saya persilahkan duduk dibelakang, dan Pak Reza yang disamping. Awalnya Bang Thomas dan Deddy ga mau naik, takut disupiri sama ‘panther maut’ meniru xenia maut aja.

Namun akhirnya naik juga mereka, walau dengan olahraga jantung sepertinya.

Panther ini ada diparkiran, saya berusaha membawa keluar. Deg-degan juga sebenarnya, bagiamana nantinya jika menggores mercy di samping, atau alphard yang ada dibelakang bisa-bisa si panther ini digadaikan buat memperbaiki.

Namun sepertinya dewi fortuna sedang berbaik hati, memberi saya peluang unjuk gigi. Perjalanan keluar cukup mulus, walau ada sedikit pembicaraan yang menegangkan, senyum petugas iss parking menandai petualangn telah berhasil.

Tiket sudah dibayar, mobil sudah keluar dari gedung. Mantap !!!

Saya masih dalam posisi menunggangi panther, teman-teman yang lain tidak istirahat jadinya walau semalaman belum tidur. Takut sama supirnya ha..ha. Dalam hati saya pikir kasihan juga.

Akhirnya mendekati jalan masuk Tol, Pak Reza minta ganti. Pelajaran cukup sampai disini, walau saya akhirnya mengatakan saya bisa dijalan Tol. Mereka tetap meminta supir diganti, yah saya maklum. Saya juga kalau dalam posisi mereka akan berpikir demikian juga.

Saya sadari saya belum punya SIM A, dan kemampuan juga masih terbtas. Pergantian posisi dimulai.

Giliran Pak Reza yang menunggangi, saya sebagai asisten 1 disamping.

Dalam perjalanan kami semua tertidur, kecuali Pak Reza tentunya. Kan sedang bertugas mengendarai. kasihan juga Pak Reza ga istiirahat, macet pula di dalam Tol.

Kedepan saya akan meningkatkan kemampuan, supaya Pak Reza juga bisa istirahat dalam perjalanan.

trrrrrrrrrrrrrt……………..trtttttttttttttttttt…..grrrrrrrrrrrrrrrrtttttt…!!!, hape yang membawa keberuntungan ini bergetar.

“halo pak raja, gimana dengan yang tadi ?”

Saya angkat telepon dalam suasan tidur-bangun, setengah tidur setangah bangun, tol macet, mobil dikiri kanan.

“halo pak E… ada apa ya ?”

“Begini pak, yang tadi, Bla…bla ”

ternyata ada urusan yang sangat serius, karena Pak E sudah berjanji hari ini.

“Maaf Pak E, kami sedang di jalan, macet .. nanti kalau sudah sampai kami hub ya”

“Oke..oke”

telepon Pak E pun berhenti, pintu Tol masih jauh. Mata masih ngantuk, tapi lebih baik menemani Pak Reza berbincang , sambil Dia mengendarai mobil, Sekali lagi kasihan Pak Reza terus yang bawa mobil.

***

sampai ditujuan permintaan Pak E pun diproses, kemudian saya telepon balik.

“Halo Pak E, sudah diproses, maaf tadi di Tol”

“Oke-oke, terimakasih banyak ya, maaf merepotkan”

Yaah ga apa-apalah direpotkan, namanya juga tukang servis.

Demikianlah reportase tanggal 2 maret 2012, langsung dari depan pintu kantor.

(Seperti wartawan dadakan aja)

Maret 3, 2012 Posted by | Uncategorized | , , | Tinggalkan komentar

Kali ini Lebih Berani

‘Hal terpenting dalam hidup, salah satunya adalah berani mengambil keputusan, berani mengambil resiko’

by raja simarmata

Malam ini hampir sama dengan hari biasa, pekerjaan menunggu sampai larut. Sebenarnya kami tak menyebutnya bekerja, kami menyebutnya belajar, meningatkan kompetensi, melatih endurance. Walau harus begadang, saya menyukainya. Saya suka tantangan, suka bekerja keras, dan yang pasti suka hal-hal baru.

Memang banyak pekerjaan masih menumpuk, namun mendekati tengah malam saya memanggil Herman, salah seorang teman di kantor.

“Coba lihat diluar, mobil masih banyak lalu-lalang tidak ?”

“Ga ada lagi, sudah sepi”

Yeah, hal ini meningkatkan keinginanku untuk belajar menyetir mobil malam ini. Mengajak panther biru itu menikmati malam ini, yeah baby come on.

Buat sebagian orang memang sudah paham mengendarai mobil, namun buat saya belum. Namun saya ingin bisa mengendarai, hal itu sepertinya menarik dan berguna.

Kemaren memang saya belajar memarkir, dan kemudian belajar bareng bang thomas dalam tulisan saya ini.

Kali ini saya ingin sendirian saja, saya minta kunci mobil ke Mas Reza. Dan saya ajak Herman, Deddy untuk ikut. Namun mereka menolak, wajar saja. Siapa yang mau bertarung  maut dengan sopir yang belum profesional.

Namun saya tekadkan dan bilang, kapan lagi kita bisa, kalau ga berani mengambil resiko ? Ucapan ini spontan keluar, dan menambah keberanian saya menenteng kunci mobil ke arah parkir.

Memang mereka bilang jangan, bisa nabrak orang. Namun saya pikir, itu bisa dihindari. Saya sadar  itu resiko, namun saya merasa itu tantangan.

Saya sempat berpesan kepada Mas Reza, aktifkan henpon ya mas, nanti kalau ada apa-apa saya hubungi.

Mas Reza pun tertawa dan kemudian senyum sumringah sembari memberi kunci dan STNK mobil.

Yeah, akhirnya kunci itu dimasukkan ke lobang pintu mobil. Dan perasaan ragupun mulai timbul, namun adrenalin mampu mengatasi, hasrat ingin menunggangi panther ini lebih besar dari segalanya. Come on, mobilpun di starter.

Wah ngidupin lampu yang mana ya ? Coba sana-sini, akhirnya bisa. Lampu menyala.

Rem dan Kopling di injak bersamaan, kali ini mengatur gigi berapa yang mau dipake. Itu apa namanya ya ? Bilang ajalah Stik Pengatur Gigi, wah kacau nih bikin istilah seenak jidat. Maaf saya tak tahu istilah otomotif, kali ini hanya karena nafsu saja, saya ingin menunggangi panther biru itu. Sepertinya akan berguna nantinya.

Mobil dalam keadaan parkir, jadi harus mundur dulu. Stik Pengatur Gigi, ah namanya ko aneh ya ?, what’s everlah. Stik dalam keadaan normal, posisi ditangah, bisa ke kanan ke kiri. Saya mundurkan ke arah kanan, dan paling belakang. Sepertinya sudah berada pada posisi Gigi 4.

Kopling saya lepas perlahan, mobilpun bergerak mundur. Mudah-mudahan tidak menggores mobil di samping. Saya jantungan juga, bisa-bisa saya keluar uang buat bengkel jika saja terjadi goresan. Namun sepertinya dewi fortuna berpihak pada saya. Tidak terjadi goresan sedikitpun, mobil saya arahkan ke gerbang keluar parkir. Dan bisa…

EUREKA

Kali ini keinginan sudah memuncak, tanpa didampingi saya bawa ke jalan raya. Kali ini memutar arah sudah bisa, walau harus perlahan-lahan. Pastikan tidak ada kendaraan lain yang lewat.

Dan sudah berada di jalan raya, Hore..Senangnya bukan main.

Kali ini pindah ke Gigi 2,

Mobil di gas, ternyata gigi satu punya keterbatasan kecepatan. Perseneling saya injak, sehingga mobil agak melambat. Saya tak tahu prosesnya ini bagaimana, mungkin anak mesin bisa menjelaskan. 

Kemudian Stik saya tarik mundur searah Gigi 1, sekarang sudah berada pasa Gigi 2. Kopling saya lepas perlahan-lahan. Pedal Gaspun ditekan pelan-pelan, gunakan feeling. 

Dan sekali lagi eureka, sudah pada posisi gigi 2, mobil stabil. tapi ada masalah, didepan ada tikungan tajam, setelah itu akan ada bundaran. Bahaya ?

Yang pertama saya lakukan adalah, mengganti jadi lampu panjang. Ini istilahnya apa ya ? Logika saya, supaya orang atau kendaraan dikejauhan sana, tahu bahwa saya sedang lewat. He..he

Menikung pada daerah belokan hampir 90 derajat lumayan sulit, namun tetap bisa, walau agak masuk ke tengah jalan. Ini perkiraan saya supaya ban belakang tidak menabrak trotoar atau pembatas jalan.

Dan ternyata berhasil.

Tantangan berikutnya adalah Bundaran, Wah Gawat. Lokasi ini berada pada pintu Tol, sehingga banyak mobil keluar masuk tol. Sekali lagi keinginan saya lebih besar daripada apapun.

Saya coba permainkan setir mobilnya, jalannya memang mengikuti bundaran. Walau tidak semulus profesional, namun bisa melewati. Mobil yang ada di seberang jalan sepertinya paham, dia memperlambat lajunya, sehingga saya yang duluan.

Kemudian jantung saya tiba-tiba berdegup lebih cepat, posisi ada pada kanan jalan, saya perhatikan ada cahaya lampu pada spion. Mobil ada yang lewat dari kiri. Saya perhatikan, setelah agak kosong, saya pindah ke kiri. Sebelumnya ada motor yang lewat kiri, untung saya memperhatikan spion kiri, ada titik cahaya, sehingga posisi mobil saat itu ditengah jalan.

Kemudian saya berhasil pindah ke kiri, mobil lainpun lewat dari kanan saya. Ada Satpam yang lewat mengendarai motor, saya klakson dan dia menoleh dengan bingungnya. Saya tetap melaju.

 

Saya melewati bundaran lagi, kali ini sudah lumayan mulus. Akhirnya bisa juga.

Saya arahkan mobil masukke arah parkiran, dan berhassil parkir dengan mulus di sebelah mobil yang sama pada waktu saya keluar dari parkiran. Namun kali ini jaraknya lebih jauh.

Sepertinya ikut TOKYO DRIFT akan terkabul, ngayal.

Ketemu bang Thomas depan pintu bilang “Oh iya Lampu Panjangnya jangan di hidupkan terus”

Februari 28, 2012 Posted by | Uncategorized | , , | Tinggalkan komentar

Ada Perasaan ragu di Pantai Indah Kapuk

Sudah beberapa kali ke daerah Pantai Kapuk, dan jujur saja terpesona dengan kotanya terlebih pada spanduk-spanduk harga ruko dan rumah yang ada disana. Hanya 6,5 Milyar, begitu tulisannya, mentereng dan cukup sesak napas memandangnya. Yah hal yang sulit sepertinya untuk menjadi bagian dari komplek itu, ngarep..!!. tapi setidaknya itulah saat ini, walau kadang saya sering berpikir harga ide di kepala saya ini, pasti jauh lebih besar dari pada harga rumah itu. Dengan perasaan sombong dan kantong kosong, saya sering berucap dalam hati, “itu mah tidak seberapa”. Hah, untungnya tidak dikeluarkan lewat mulut, bisa-bisa disebut sombong. Sudah miskin, sombong pula.

 

Sebenarnya bukan mau cerita tentang bagusnya lokasi itu, mahalnya harga ruko, rumah itu (setidaknya untuk saat ini), atau begitu menariknya lokasi itu.

 

Kedatangan kami kesini, adalah sebagai sebuah perusahaan mining service, mendatangi klien, dan menjawab kebutuhan mereka.

Pekerjaannya ada banyak, mulai dari desk studi sampai site visit alias kunjungan kelpangan. Yah, semuanya terencana dengan baik, walau dengan kerja yang balap-balapan. Sanking banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan, dan memang keinginan perusahaan ini bbegitu besar. Saya yakin dibelakang mereka ada visi yang sangat besar juga, wlau saya barumerasa kulit-kulitnya saja.

 

Jadi secara simpelnya Perusahaan ini ingin menanam modal di indonesia, ingin membuat industri, dan mereka butuh konsultasi, untuk itulah kehadiran kami disini. Saya yakin kami ini, hanyalah bagian kecil dari apa yangmereka lakukan atau laksanakan.

 

Jadi pada intinya mereka mau membeli sebuah perusahaan, perusahaan tambang yang berlokasi di kalimantan. Menurut pendapatnya, mereka sudah berkali-kali MOU, kerja sama, dan dalam waktu dekat akan melakukan due diligence. Yang pasti akan ada site visit, kunjungan kelapangan.

 

Terus yang membuat ragu apa ?

Secara garis besar semua orang tahu bahwa industri tambang adalah padat modal, banyak uang yang harus dipertaruhkan walau nanti hasilnya belum pasti. Tidak banyak yang sukses di industri ini. Mulai dari perencanaan sampai eksploitasi akan keluar uang yang sangat banyak, belum lagi pada ekploitasi akan keluar operating cost yang sangat besar, walau sudah bisa dapat gambaran hasilnya akan ada aliran cash flow dari eksploitasi.

 

Terus yang membuat ragu apa ?

Sabar..sabar, belum intinya ini.

Jadi siperusahaan ini ingin membeli perusahaan X atau ‘asetnya’. Aset itu adalah berupa lahan tambang yang berlokasi di kalimantan bagian xxx. Nah dari data lokasinya, kami membuat sebuah studi eksplorasi awal.

Berdasarkan hasil studi, bahwasannya lokasi tersebut bukan daerah yang layak, atau bukan berada pada Coal Bearing Formation, gampangnya daerah yang berisi batubara. Ups.. jadi ketahuan ini perusahaan batubara. Sebenarnya bukan, mereka lebih besar dari itu.

 

Nah, si perusaan ini kekeuh akan tetap kunjungan ke lokasi dan melihat langsung. Ini yang menjadi membuat agak ragu, saya ragu dengan analisis saya, saya ragu dengan kepercayaan mereka, saya ragu pada tim saya, ragu pada data base yang kami punya, dan yang paling membuat tak tenang adalah, apakah saya salah ?

 

Keputusan memang ditangan mereka, pengendali modal memang mereka. Dan keputusan mereka untuk site visit, kunjungan kelapangan dan akan melakukan eksplorasi. It’s Okey, So What the problem ?

 

Berdasarkan ilmu atau pengetahuan yang saya pahami, hal ini akan mengakibatkan cost atau biaya, yang jumlahnya tidak sedikit. Jika mereka ingin mencari batubara, namun lokasi tersebut tidak berada pada lokasi pembawa batubara, untuk apa ke lapangan ? Bukankah database geologi sudah cukup menjawab itu ?

 

Kuliah dan Industri memang berbeda, walau kuliahlah yang membangun kejayaan Industri, disinilah mungkin salah satu perbedaan titik pandang. 

 

Keputusan ke lapangan sudah bulat, dan dalam bulan ini tim kami akan ke kalimantan.

Namun saya tetap masih ragu, apa iya ilmu yang dipelajari salah, dalam perasaan ragu ini saya mencoba berpikir positif (walau sulit). Ini adalah pembuktian kesahihan ilmu, pembuktian kebenaran data, dan mungkin saja mereka sedang melakukan test terhadap tim kami.

 

Sampai di rumah, kami mencoba mengecek data kembali, mencocokan dengan database, melakukan desk study lagi. Dan hasilnya tetap sama “NOT IN COAL BEARING FORMATION”.

Tapi ya sudahlah, mungkin memang harus kelapangan. Toh biaya dari perusahaan mereka, kami hanyalah sebagian kecil ‘supportig system‘ mereka.

 

Dalam hati saya berpikir, itu kan Cost ? Bukankah hal itu sia-sia…!!!

 

Februari 28, 2012 Posted by | Uncategorized | , , | Tinggalkan komentar

Getar-getar Setir Mobil

Malam ini belajar nyetir mobil, wah…wah rasanya gimana gitu ya ? ah biasa saja sebenarnya, kecuali mendengar teriakan bang Thomas di samping sebagai pemandu. Kadang jadi lebih grogi.

Mundur dan memarkir sudah bisa, untuk malam ini. Ga tahu besok, masih bisa apa engga😦.

Nah yang keluar dari sebuah lajur dan membelok ke arah 180 derajat, ambil sudut putar dimana ? apakah di bagian tengah atau bisa dari pinggir dan memutar habis stir mobil. yah what everlah, coba saja semuanya. Namanya juga cari pengalaman.

Mundur itu gunakan gigi 4, sebelumnya usahakan mobil dalam keadaan normal kaki kiri injak kopling dan kanan injak rem. Astaga, sepertinya mending mobil matic, tinggal gas.. brum…brum nyampe deh.

Kaki kanan, dilepas daripedal rem. kemudian tangan kiri memposisikan ke gigi 1, yakni maju paling kiri depan, atau maju paling depan kiri. yang benar yang mana ya ? ah perasaan sama saja. Sekarang  lepas perlahan kopling danmobilpun maju.

Tin…Tin, halau saja oranng yang dipinggir jalan, atau setidaknya menunjukkan kalau sudah bisa nyetir mobil. Ehm…Ehm padahal jarak terjauh hanya 10 Meter, sungguh memalukan.

 

Maju terus, perhatikan posisi mobil, jangan sampai terlalu kanan, atau malah mengenai bahu jalan. sesekali lihat kaca spion, jangan bawa kaca/cermin besar dari kamar mandi, sebab itu tiada berguna.

Dan yang terpenting adalah, merassakan seolah-seolah menyatu dengan mobil, gunakan felling. tancap gas, tekan kolping, over gigi 2. tra.daaaaaaa akhirnya bisa naik gigi. Kopling dilepas perhalan, jangan rem tiba-tiba.

 

Mundur dengan hanya memperhatikan spion, namun posisi mobil tetap lurus mundur teratur. ini pelajaran berikutnya. Atau memarkir mobil diantara 2 mobil, dengan cara mundur tentunya.

 

Dan yang pasti setelah luluslatihan dasar ini semua, ada baiknya mendaftar TOKYO DRIFT !!!!

 

 

 

 

 

Februari 27, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , , | 1 Komentar

SUSU MURNI JAG-JAG

Hari ini kebetulan ke bandung, singgah ke kosan lama danmenginap disana, yah memang kosan itu belum habis kontraknya. Sehingga kalau lagi off, saya singgah kesana.

Nuansa kosan memang hampir sama ditiap tempat, apalagi kosan cowoj, pasti jauh dari yang namanya rapi dan bersih. ha….ha, ini memang sudah penyakit lama dan belum sembuh-sembuh.

Kali ini berkunjung ke kosan ini serasa ada yang berbeda, tiba-tiba hampir semua orang merasa super sibuk, ada yang berhadapan dengan laptop, ada yang dengan buku,tapi ada juga lho yang dengan TV ha..ha. lho ko tertawa ? lucunya dimana ya ?

Teman-teman di kosan ini memang beragam kesibukannya, mulai dari orang yang berjuang menyelesaikan tugas akhir, sampai yang menunggu panggilan kerja ada.

Kalau lagi off seperti ini memang kesempatan untuk membalas kelelahan, tidur sampai siang jam 10 atau jam 12.

Ketika mendekati makan siang ada yang aneh,ada kesibukkan teman-teman yang menurut saya di luar kebiasaan.

Mencuci perabotan, merapikan panci-panci, dan membersihan box styrofoam. Aku heran, ngappain ini semua ? tumben anak-anak kosan pada semangat kerja ini. Setelah bertanya-tanya, akhirnya ketemu jawaban. “Impian lama sudah dilaksanakan”

Yap, ternyata kawan-kawan kosan sudah mempunyai kesibukan baru “Menjual susu murni” dengan merk “JAG-JAG”

Akhirnya saya minum segelas susu segar yang sangat lezzzzzzzaaaaaaaaat (agak lebay)

Tapi memang enak, susu murni langsung dari peternakan di lembang, dijamin segar dan bergizi.

kalau teman-teman ada waktu silahkan datang ke Taman Sari, ada yang jual susu murni JAG-JAG.

Ehm….Ehm yang jual masih mahasiswa lho, jadi passti dijamin murah dan berkualitas selain itu susunya bikin sehat.

Eh baru tahu ada juga twitternya, Silahkan di Follow saja : http://twitter.com/#!/susumurnijagjag

Februari 25, 2012 Posted by | Uncategorized | , , , , , | Tinggalkan komentar

Eksplorasi Nikel (2)

Akhirnya tengah malam seperti ini punya kesempatan menulis, he…he mirip kerjaan di tv aja ‘berburu hantu’ pake acara tengah malam segala.

But Okey, to the point saja.

Dalam dunia eksplorasi hal yang paling umum dilakukan pertama kali adalah ‘desk study’ bukan belajar tentang meja lho, tapi hal ini lebih mengkususkan ‘mencerna’ informasi di atas meja, ya semacam studi pendahuluan, studi pustaka atau studi penelitian terdahulu. Tapi kan ga harus diajas meja ? bisa dimana sajakan, trus namanya ko desk study ?. Yah, mana saya tahu, itu semacam istilah, yang penting kita bisa ngertilah bahwa hal ini masih jauh dari kunjungan ke lapangan alias site visit,  mengumpulkan informasi sebanyak mungkin adalah hal pokok di dalam bagian ini.

Informasi yang dikumpulkan ada banyak, bisa berupa keadaan geologi regional yang diperoleh dari lembar peta geologi regional (bisa dibeli di PPGL Bandung, atau bisa kontak saya juga he…he, gratis kok). Data yang bisa dikumpulkan juga adalah keadaan topografi dan morphologi, keadaan rupa bumi, dan juga laporan-laporan penelitian terdahulu.

sebenarnya hal ini tergantung kondisi dan situasi, dan juga detailnya tergantung pada orang yang melakukan ‘desk study‘ namun point-pointnya secara umum tidaklah jauh berbeda.

Dalam eksplorasi nikel, hal yang paling penting diketahui adalah formasi geologi pembawa nikel, karena nikel tidak ada pada semua batuan atau lapisan tanah.

Mungkin sebaiknya contoh kasus saja  ya :

Misalkan sebuah perusahaan katakanlah namanya PT.ABCDEFG sampai Z (namanya ko aneh ya ? Kata William Shakespeare “apalah arti sebuah nama” ), mengurus sebuah ijin eksplorasi nikel di suatu daerah di Sulawesi. Katakanlah berdasarkan ijin bupati, diperoleh koordinat lokasi di dalam IUP Eksplorasi yang dikeluarkan oleh bupati setempat. Biasanya dalam beberapa titik kooordinat, minimal 4 buah titik.

Hal yang kemudian kita lakukan adalah ‘memplot’ titik terbut pada peta dasar, biasanya digunakan peta rupa bumi, peta topografi atau peta geologi.

Lho itu lokasinya dimana ya ? ga ada peta indeksnya ya ?

Ada ! Lokasinya di Pulau Celebes, tempat  di pulau pahlawan Sultan Hasanuddin.

lokasinya seperti gambar diatas, jadi kkita dapat gambaran dimana kira-kira lokai tersebut berada.

Hal kemudian yang harus dilakukan adalah, ploting pada peta geologi untuk mendapatkan informasi formasi penyusun daerah tersebut, dan hal ini menjadi sangat penting untuk tahap eksplorasi selanjutnya.

Dari peta geologi kita dapat informasi bahwa, lokasi IUP PT ABCDEFGH Sampai Z berada pada Formasi Cd, untuk keterangan ini bisa dicari dari simbol di Peta Geologi. Misalnya Informasi paada Peta Geologi menunjukkan bahwa Formasi Cd merupakan Kompleks Mafik dimana batuan penyusunnya adalah Harzburgit, lherzolit, wherlit, websternit, dunit dan serpentinit.

Eureka…

Dalam hal ini, diketahui bahwa lokasi tersebut berada pada Formasi pembawa Nikel.

Bersambung..!!!

(Diatas hanya contoh semata, apabila ada nama dan lokasi yang kebetulan sama, ya sekali lagi ini hanya contoh semata)

Februari 23, 2012 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

Eksplorasi Nikel (1)

Nikel merupakan mineral primadona yang sangat banayk dicari oleh perusahaan, karena memiliki nilai yang sangat mahal, selain bersifat tahan karat logam ini juga berfungsi sebagai bahan paduan logam lain membentuk baja. Nikel di alam tidak terdapat di semua tempat, hanya ada di beberapa tempat yang sesuai dengan proses pembentukannya. Kalau tidak salah dalam bahsa kuliah dulu hal ini di bahas di genesa bahan galian.

Secara umum keterdapatan nikel di dunia ini dikelompokkan ke dalam nikel laterit dan nikel sulphid, di indonesia nikel terdapat nikel laterite. Lokasi paling banyak ditemukan ada di Indonesia Timur, namun ada juga dikalimantan.

Gambar : Lokasi Keterdapatan Nikel Laterit di Indonesia

                 Nikel terdapat pada Zona Ultrabasa, dan hal ini dikontrol oleh banyak faktor seperti

  1. Tectonic Setting
  2. Topografi
  3. Iklim
  4. dll

Metoda eksplorasi dalam menemukan nikel tidaklah terlalu sulit, namun juga tidak terlalu mudah (alah ini maksudnya apa ya ? ko ambigu ?).

Nikel bukanlah terdapat dalam bentuk mineral bebas, dan juga tidak ‘seragam’ seperti batubara. Sehingga untuk mendapatkan informasi detail di lapangan, harus dilakukan dengan sangat teliti. Nikel di indikasikan dengan keterdapatan batuan atau mieral-mieral seperti : Harzburgit, lherzolit, wherlit, websternit, dunit dan serpentinit, atau di zona ophiolit (tectonic setting).

Rumit juga ya ? ya kalo orang dagang bilangnya wajar saja, karena harganya mahal.

Namun di dalam aplikasi di lapangan, secara kontras dari bukaan lapisan tanah dapat diketahui lapisan mengandung nikel atau tidak, dari batuan yang ada di daerah tersebut.

Untuk mengurangi resiko, sebagiknya dilakukan desk studi yang bagus terlebih dahulu sebelum turun kelapangan.

Hal di atas ini merupakan pengantar saja

bersambung

Februari 22, 2012 Posted by | pemikiran, perubahan, sulawesi | Tinggalkan komentar