Potret kebobrokan sistem pendidikan di Samosir ?
sebenarnya saat ini aku sedang sibuk dengan kuliah, ngerjain tugas dan persiapan ujian tanggal 10 pril ini. belum lagi beberapa kerjaan yang sangat penting belum kelar. Tapi entah kenapa pikiran ini pengen memberitaakan hal ini, ga tenang sebelum tulisan ini selesai. sebelumnya buat rekan2 yang saya janji deadline mohon maaf atas segala keterlambatan progress saya. salam
Potret kebobrokan sistem pendidikan di Samosir ?
Raja Sondang Simarmata (raja.simarmata@yahoo.co.id)
semoga tulisan ini tidak hanya menjadi tumpukan kertas usang
akan tetapi menjadi hantu yang selalu membuat kita berlari
Semua orang mungkin sepakat bahwa pendidikan merupakan sektor yang sangat menentukan dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Meningkatnya SDM dapat menjadi penggerak pembangunan di Kabupaten Samosir, dengan semakin tingginya sumberdaya manusia yang ada di daerah mungkin akan dapat membuat bona pasogit ini keluar dari predikat kabupaten tertinggal (1). Dengan semakin meningkatnya SDM maka kemungkinan sejahterahnya masyarakat samosir akan lebih tinggi. Dan bahkan dapat mewujudkan visi samosir mensejaterahkan penduduknya (2) . Salah satu indikator SDM adalah pendidikan, dengan semakin baiknya kualitas pendidikan dapat dipastikan bahwa sumber daya masyarakat samosir akan semakin tinggi dan proses mencapai kesejahteraan akan semakin cepat.
Namun bagaimanakah proses pendidikan yang tengah berlangsung di kabupaten tertinggal ini perlu dipertanyakan. Sekitar tiga minggu yang lalu tepatnya pada tanggal 15 mei 2008 diadakan try out (simulasi) UAN di kabupaten samosir, menurut informasi yang saya dapat, simulasi yang diadakan oleh universitas Methodist medan ini diikuti oleh seluruh murid SMA sekabupaten samosir. Dari hasil simulasi diketahui bahwa varida megawati berada pada posisi pertama, Bobel pada peringkat kedua, posisi ketiga ditempati oleh siswa dari simanindo. Simulasi yang dilakukan oleh universitas Methodist Medan ini dapat digunakan sebagai salah satu pertimbangan proyeksi maupun perkiraan hasil yang akan keluar pada UAN SMA tahun 2008 ini. Terus apa yang aneh dengan try out atau simulasi UAN ini ?
Saya sangat terkejut mendengar hasil test ini, hasilnya sangat mencengangkan sekaligus mengecewakan bahwa tak seorangpun putra/putrid samosir yang lulus melewati nilai ambang batas kelulusan yang ditentukan oleh Negara. Kita akan mendengar berita tidak menyenangkan bahwa siswa/i SMA sekabupaten samosir tidak ada yang lulus pada UAN 2008 jika saja pada hari itu dilaksakan Ujian Akhir Negara, bahkan juara satu peserta test tersebut, varida megawati murid SMA negeri 1 pangururan, cukup kebingungan dengan hasil ini. Padahal dia sudah dua kali menduduki posisi pertama dalam try out di samosir.
Mungkin dalam tulisan saya terlalu melebih-lebihkan. Akan tetapi hati saya sungguh terkoyak-koyak mendengar berita ini. Saya tak percaya apa yang saya dengarkan, sedikit banyak saya kenal putra/putrid samosir yang penuh dengan perjuangan. Saya tahu putra-puteri samosir adalah orang-orang yang memiliki semangat, orang yang mau berjuang walaupun putra/i samosir kurang mendapatkan akses layak pada pendidikan yang memadai. Saya berpikir tidak mungkin hal ini terjadi, tapi apa daya ternyata memang begitulan hasilnya.
Saya coba bertanya kenapa kira-kira hasil yang mengecewakan ini yang keluar. “mungkin kami saja yang belum siap” ujar siswi SMA N 1 yang juara. Menurut salah satu guru SMA disamosir bahwa pendidikan disamosir sungguh mengerikan. Walaupun tidak menjelaskan secara rinci mengerikannya bagaimana.
Karena apa kira-kira siswa/i tanah batak ini belum siap ? Apakah benar adanya hasil seperti ini hanya kekurangan dari pelajar saja ? atau apakah mungkin karena kemampuan ratusan guru sma sekabupaten samosir kurang memadai, guru belum sejahtera mungkin ? sudahkah terpenuhi sarana dan prasarana yanglayak di kabupaten kota wisata ini ?
(ada gambar, tapi ko ga muncul yah ???)
Kadang saya ingin menyalahkan dinas pendidikan disamosir, ah tapi tak ada guna juga. Mungkin mereka sudah membuat yang terbaik dalam memajukan pendidikan disamosir. Ataukah memang putra/i samosir sudah mengalami kemunduran ?
Apakah hal ini merupakan suatu perbuatan licik seseorang ? Misalnya suatu bimbingan belajar tertentu yang ingin mengambil untung sebanyak-banyaknya dengan cara memanfaatkan moment ini, ancaman tidak lulus UAN ? dalam hal ini tingkat kesulitan soal simulasi dinaikkan dan alhasil tidak ada yang lulus. Sehingga nantinya para siswa ketakutaan dan akan mendaftar dibimbingan belajar mereka dengan harapan dapat lulus UAN dengan bantuan bimbel.
Ataukah siswa/i SMA sekabupaten samosir sedang mengalami stress karena masa depan pulau samosir tercinta terancam dengan adanya pembabatan hutan ? yang dipastikan akan berakibat buruk pada kehidupan yang akan datang. Mungkin saja mereka berpikir jauh kedepan akan kehidupan dikampung halamannya ujar teman saya orang toraja. “soalnya kampung saya pernah banjir dulu, saya stress berat memikirkan itu. Bahkan menggangu keadaan saya ketika saya kelas 3 SMA” ujar Ronald rantealang mahasiswa ITB asal sulawesi
Atau mungkinkah hal ini pengaruh tuduhan korupsi bapak yang terhormat Mangindar Simbolon, Bupati kabupaten Samosir, terhadap dana pendidikan disamosir ? (3)
Sebenarnya saya tidak ingin menjelek-jelekan seseorang atau siapapun dengan keadaan yang terjadi saat ini, apalagi terhadap pahlawan tanpa tanda jasa yang sudah berjuang dengan sekuat tenaga dikabupaten tercinta ini. Mudah-mudahan dari teman-teman yang kebetulan membaca tulisan ini mempunyai kepedulian dengan keadaan yang terjadi saat ini.
Yang lebih jelasnya saya beharap siswa/i semuanya lulus pada saat pengumuman UAN Juni 2008. Bagimana mungkin kita memimpikan terlaksananya visi samosir jika pendidikan belum beres. Mungkinkah kedepannya masyarakat samosir akan sejahtera dengan keadaan pendidikan generasi muda seperti ini ? ataukah kita hanya peduli pada alam samosir dan tidak peduli pada manusia disana ?
Kenapa keluar hasil yang memilukan ini masih belum terjawab sampai detik ini.
Mungkin ada siswa samosir yang membaca tulisan ini, saya berharap pergunakan waktu yang tersisa menjelang UAN. Masih ada beberapa bulan lagi, mari kita buktikan orang-orang samosir bukanlah pemalas. Mari kita buktikan anak samosir adalah orang yang berprestasi. Mari kita buktikan kalau kita mampu.
Sebenarnya saya ingin mengirimkan buku soal-soal (hardcopy) yang setidaknya dapat dipelajari akan tetapi sekarang saya belum punya duit he….he. Bohama bahenon mahasiswa dope iba puang, alai adong do hubaen softcopy soal-soal di websitehu (ta manfaathon ma teknologi on ate). Siahkan dibuka www.rajasimarmata.wordpress.com dan di download soal-soal yang ada disana, ada soal UAN dan soal-soal SPMB. Mudah-mudaha aja berguna.
Setelah saya ujian tanggal 10 April akan tambah soal-soal yang lain di website, agar referensi buat siswa/i kabupaten samosir lebih banyak yang memungkinkan peluang lulusnya lebih tinggi. Dan nanti saya berharap kalau sudah pengumuman UAN 2008 saya mendengar berita semua siswa/i sekabupaten samosir lulus (Amin).
Keterangan
01. Kepala Bappeda Sumut Drs RE Nainggolan “terdapat 6 kabupaten yang ditetapkan sebagai kabupaten tertinggal di Sumut dalam RPJM ( Rencana Pembangunan Jangka Menengah )” Masing-masing Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias, Nias Selatan, Dairi, Pakpak Bharat dan Samosir.
02. VISI kabupaten samosir: “Samosir Kabupaten Pariwisata 2010 yang indah, damai dan berbudaya dengan agribisnis berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang lebih sejahtera”. Sumber http://www.samosir.go.id/
03. “Badan Pemerhati Pembangunan Samosir (BPPS) mengadukan Bupati Samosir, Ir Mangindar Simbolon ke KPK Jakarta, terkait dugaan tindak pidana korupsi.” waspada online.
“ Masyarakat Samosir Mengadu ke KPK” http://www.sinarharapan.co.id
Tinggal diklik saja, kemudian ada pilihan downloads dan save
01. Kemampuan-ips-spmb-2005
02. Kemampuan IPS SPMB
03. Bahasa Inggris
04. Bahasa Indonesia
05. Kemampuan IPS UAN
molo nunnga sude disave parsiajarima, unang holan disave. Asa lulus sude putra-putri samosir horas (Amen)